Friday , 15 December 2017
Home » CATATAN KEHIDUPAN » welcome to my "crazy" world
welcome to my "crazy" world

welcome to my "crazy" world

Sebelum saya memulai berkisah lebih luar dalam, ingin sekali saya berkata seperti Butet manurung, “Penulis tak bertanggung jawab atas isi buku ini.” Kenapa? Karena biasanya, saya akan lancar menulis ketika saya sedang menggalau. Dan tau sendirilah bagaimana wajah bahasa, jika kita sedang mengalau, entah apalah yang bakalan yang mengalir deras dari pikiran. Sudah barang tentu, terkadang menyangkut orang lain. Karena memang hidup manusia, tak pernah berdiri sendiri.
Lagipula, blog ini memang saya niatkan akan saya ramaikan dengan cerita keseharian saya, terkhusus yang berhubung dengan TPM Tanyoe. Jujur, saya memang suka mencatat setiap hal yang saya alami setiap hari. Enggak tahu kenapa, rasanya seru saja. Apalagi kalau sedang menggalau, bisa menjadi sejenis jambang bagi air mata. Terapi stress yang paling efektif dan murah, begitulah kira-kira. Memang, mungkin bagi sebagian orang ini akan terkesan lebay dan “apa pentingnya?”. Karena pertimbangan Itulah, kenapa baru sekarang saya berani membuka pengalaman yang bersifat semi-pribadi ke publik. Padahal sudah dari dulu, tangan ini gatal ingin berbagi. Mana tahu ada yang bisa dipetik dari kisah saya, meski luarbiasa sederhana.
Namun, semua berawal dari sebuah buku. Buku Sokola Rimba, punyanya Butet Manurung, betul-betul membuka mata saya tentang pentingnya merekam semua kegiatan keseharian, meskipun itu begitu sederhana. Bagi Butet sendiri, catatan harian dia yang dijadikan buku itu, sungguh tak layak dibaca oleh khalayak ramai. Namun, bagi saya buku itu sungguh luarbiasa mengispirasi.
Jujur, saya juga tau kalau apa yang saya coba canangkan, dengan TPM Tanyoe, tidak sebanding dengan apa yang dilakukan oleh kak Butet. Mengajarkan anak-anak Rimba, sungguh tak terungkapkan. Tapi saya tetap berbesar hati, meyakinkan diri kalau apa yang sedang saya kiatkan ini, meski kecil, tapi cukup berguna bagi sesama. Saya juga memberanikan diri, kalau cerita yang akan saya bagikan disini, cukup menginspirasi, terkhusus buat muda-mudi seusia saya.
Namun, saya juga sadar, mengingat bahasa galau yang tadi,  mungkin juga ada banyak bahasa saya yang terkesan kasar dan terlalu persaonal untuk dibaca. Hingga akan banyak orang atau pihak-pihak yang merasa tersentil, menguras hati, gara-gara tulisan ini. Saya hanya bisa berkata,  Jika itu terjadi kepada anda (wahai pembaca), anggap saja anda tidak pernah membaca tulisan saya ini. Lupakanlah secepatnya, tapi ambillah apa yang anda anggap perlu, tapi jangan halau saya ke penjara. Hehehe.  Jadi, jika memang ada kata-kata yang perlu diubah, ada saran, masukan, maupun kritikan, jangan sungkan-sungkan untuk berbagi. Karena itulah tujuan utama kenapa saya menulis disini. Untuk lebih banyak belajar lagi.
Dan bagi anda yang merasa terinspirasi ( meskipun ini terdengar agak ke-PD-an), saya ucapkan, selamat datang di dunia orang gila. Karena hanya orang gila yang memiliki pikiran agak sedikit berbeda, juga tindakan, dan tentu yang mampu bertahan lama dalam proyek “thank you” seperti ini , tentunya gila dalam konteks yang luarbiasa baik. Lagi-lagi, menghibur diri. J
Teruslah berkarya, sesuai kemampuan. Jangan pernah memaksakan diri melakukan sesuatu seperti yang dilakukan orang lain, meski itu begitu luarbiasa keren dan sukses, tapi anda sendiri tidak bisa menikmati setiap keterlibatan anda dalam tindakan tersebut. Jadilah diri sendiri, dan berguna.
Salam kenal, dari saya yang terus belajar, supaya bisa menjadi manusia yang berguna bagi sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.